-->

Iklan

Wakil Gubernur YSK, Denny Mangala: Dorong Persatuan melalui Kodam Merdeka RUN 2025, Simbol Kepahlawanan Modern Sulut

, November 08, 2025 WIB Last Updated 2025-11-08T12:18:30Z
Sulut1news.com, Manado – Suasana semangat juang dan kebersamaan memenuhi udara segar Kawasan Mega Mas, Manado, saat Kodam XIII/Merdeka menggelar ajang olahraga bertema patriotik, Kodam Merdeka RUN 2025. Bertajuk Run For Heroes – Berlari dengan Jiwa Pahlawan, event yang digelar pada Sabtu (8/11/2025) ini tak hanya menjadi pesta lari, melainkan momentum nyata untuk membangkitkan nilai nasionalisme dan sportivitas di tengah masyarakat Sulawesi Utara (Sulut).

Hadir ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari prajurit TNI, Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas pelari, pelajar, hingga warga umum, acara ini berlangsung meriah dengan partisipasi yang membludak. Jarak tempuh dibagi menjadi empat kategori yang inklusif: Jalan Sehat untuk keluarga dan pemula, serta lari kompetitif 3 km, 5 km, dan 10 km untuk para atlet amatir maupun profesional. Rute yang meliuk di kawasan hijau Mega Mas menawarkan pemandangan indah Teluk Manado, seolah mengajak setiap langkah kaki menjadi simbol perjuangan membangun tanah air.

Mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK), Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sulut Dr. Denny Mangala, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Sulut Johnny Suak, hadir untuk memberikan dukungan langsung. Kehadiran pejabat daerah ini menegaskan sinergi kuat antara TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) Sulut dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

Melalui Asisten I Denny Mangala, Gubernur YSK menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Kodam XIII/Merdeka. "Kami mengapresiasi kegiatan positif ini. Nampak tercipta suasana penuh energi yang merefleksikan nilai perjuangan dan patriotisme," ujarnya di sela-sela acara pembukaan. Ia menekankan bahwa ajang ini menjadi wadah kolaborasi strategis antara Pemda, TNI, dan masyarakat, yang pada akhirnya memperkuat fondasi pembangunan Sulut.

Lebih lanjut, Gubernur YSK berharap Kodam Merdeka RUN 2025 tak berhenti sebagai event tahunan, melainkan menjadi pengingat abadi akan semangat kebersamaan dan kepahlawanan. "Ini jadi simbol penguatan persatuan serta mendorong pembangunan Sulut yang lebih maju, tangguh, dan berdaya saing," tambahnya, menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk mendukung program-program yang membangun karakter bangsa. Sebagai gubernur pilihan rakyat Sulut, YSK juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai alat pendidikan nilai-nilai luhur.

Dari perspektif Kodam XIII/Merdeka, event ini bukan sekadar lomba lari, melainkan upaya konkret untuk menghidupkan kembali makna kepahlawanan di era modern. "Semangat pahlawan tidak hanya milik pejuang di medan perang, tapi juga setiap individu yang berkontribusi bagi bangsa melalui aksi nyata seperti ini," kata Danrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Sujatmiko, yang memimpin acara. Ia menambahkan bahwa tema *Run For Heroes* dirancang untuk menginspirasi peserta agar berlari bukan hanya untuk medali, tapi untuk membangun jiwa nasionalis yang inklusif.

Suasana acara semakin hidup dengan hiburan pasca-lomba, termasuk penampilan marching band TNI dan booth edukasi tentang sejarah perjuangan Sulut. Para pemenang kategori lari 10 km, seperti atlet lokal Andreas Tumewu yang finis pertama dengan catatan waktu 35 menit 12 detik, tak henti-hentinya berbagi cerita inspiratif. "Berlari di sini terasa seperti berjuang bersama para pahlawan Sulut. Ini motivasi buat kami terus berkontribusi untuk daerah," ungkapnya penuh semangat.

Secara keseluruhan, Kodam Merdeka RUN 2025 berhasil memperkuat nilai sportivitas dan nasionalisme, sekaligus menjadi panggung kolaborasi lintas sektor di Bumi Nyiur Melambai. Dengan dukungan Pemprov Sulut, event ini diharapkan menjadi tradisi tahunan yang semakin besar, mendorong masyarakat untuk 'berlari' menuju visi Sulut Emas 2045: maju, sejahtera, dan bersatu.

Bagi warga Manado dan sekitarnya, momen ini menjadi pengingat bahwa kepahlawanan dimulai dari langkah kecil—seperti satu putaran kaki di Mega Mas. Siapkah Anda bergabung di edisi berikutnya? (Red/Sulut1news.com)
Komentar

Tampilkan

Terkini